Ciamis (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis menurunkan tim untuk menangani daerah yang terdampak angin kencang yang menyebabkan pohon tumbang dan membahayakan masyarakat di sejumlah kecamatan, Ciamis, Jawa Barat, Sabtu.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani mengatakan kondisi cuaca cukup cerah tapi anginnya kencang menyebabkan pohon termasuk tiang listrik tumbang.
"Cuaca cerah tapi pohon tiba-tiba tumbang karena angin kencang," kata Ani.
Ia mengatakan tim dari BPBD Ciamis dan unsur terkait lainnya masih melakukan asesmen daerah mana saja yang terdampak dan apa saja yang rusak, termasuk memastikan keselamatan masyarakat.
"Tim masih di lapangan, masih proses kaji cepat," katanya.
Ia menyebutkan laporan sementara yang tercatat BPBD Ciamis dampak cuaca ekstrem angin kencang terjadi di 18 titik beberapa kecamatan seperti Kecamatan Panawangan terjadi di lima dusun.
Kejadian itu, lanjut dia, tidak dilaporkan ada korban jiwa, pohon tumbang hanya menimpa jalan dan juga rumah, sementara sebagian besar warga tidak mengungsi, kecuali satu rumah sementara mengungsi karena pohon yang tumbang masih proses penanganan.
"Di Dusun Naretel, Desa Nagarawangi, Kecamatan Panawangan pohon belum ditangani, pemilik rumah mengungsi," katanya.
Ia menyebutkan bencana angin kencang juga menimpa rumah warga di Desa Nasol, Kecamatan Cikoneng, kemudian di Dusun Sindang, Desa Tanjungsari, Kecamatan Rajadesa, dan di Dusun Munjul Blok Leuwiliang, Desa Buniseuri, Kecamatan Cipaku.
Selanjutnya pohon tumbang menimpa jalan terjadi di Desa Sukajaya, kemudian menimpa rumah di Dusun Karangcingkrang, Desa Mekarmulya, lalu di Dusun Cibayawak, dan Dusun Karanganyar, Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican.
