Cimahi (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Cimahi, Jawa Barat, memetakan sejumlah titik rawan kemacetan menjelang arus mudik Lebaran sebagai bagian dari upaya mengantisipasi kemacetan akibat lonjakan kendaraan.

Kapolres Cimahi AKBP Niko Nurullah Adi Putra dalam keterangannya di Cimahi, Jumat, mengatakan pihaknya telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas, termasuk penerapan sistem one way sepenggal di wilayah perbatasan Lembang.

“Kami sudah siapkan pola pengaturan arus, termasuk one way sepenggal dari batas Lembang untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan,” ujarnya.

Menurutnya, lalu lintas di Lembang masih menjadi destinasi favorit masyarakat usai bersilaturahmi dengan keluarga saat Lebaran, sehingga potensi kepadatan kendaraan diperkirakan cukup tinggi.

“Lembang setiap tahun menjadi magnet wisata setelah Lebaran. Karena itu, kami antisipasi betul potensi kepadatan di jalur tersebut,” kata Niko.

Selain jalur menuju Lembang, pertigaan Cimareme juga dipetakan sebagai salah satu titik rawan kemacetan. Di lokasi tersebut akan dilakukan penambahan personel guna mengurai kepadatan arus lalu lintas.

“Di titik-titik rawan seperti Cimareme dan Tagog Apu, kami siagakan personel untuk melakukan pengaturan dan rekayasa arus sesuai kondisi di lapangan,” tambahnya.

Dalam Operasi Ketupat tahun ini, Polres Cimahi juga akan mendirikan 11 pos pengamanan dengan dua posko terpadu di titik-titik strategis wilayah hukum Polres Cimahi.

Lonjakan arus mudik diperkirakan mulai terasa sejak 11 hingga 12 hari sebelum Lebaran, seiring adanya libur panjang dan libur sekolah yang berpotensi meningkatkan mobilitas masyarakat.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026