Bandung (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Cimahi, Jawa Barat, tengah melakukan autopsi guna mendalami kasus kematian Cicih Rohaeti (54), warga Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat, yang ditemukan tewas dengan sejumlah luka di tubuhnya.

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, di Cimahi, Selasa, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan penyebab kematian korban yang diduga kuat merupakan tindak pidana pembunuhan.

“Ya diduga seperti itu (korban pembunuhan). Kami masih menunggu hasil autopsi dari RS Sartika Asih untuk memastikan penyebab pastinya,” ujar.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Cimahi. 

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan sejumlah luka pada tubuh korban, di antaranya lebam di wajah, luka robek pada bibir, gigi bagian bawah rontok, serta dugaan patah pada pergelangan tangan kiri, termasuk lebam di lengan dan kaki kiri.

Korban pertama kali ditemukan oleh adiknya pada setelah keluarga merasa curiga karena Cicih tidak terlihat sepanjang hari. 

Saat ditemukan, korban berada di dalam kamar dengan posisi terlentang dan wajah tertutup dua bantal.

“Saksi awalnya mengira korban sedang tidur. Namun setelah bantal disingkirkan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia,” kata.

Selain itu, kondisi rumah saat ditemukan dalam keadaan terkunci dengan gorden tertutup, yang menambah kecurigaan keluarga hingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut.

Polisi menegaskan proses penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap penyebab pasti kematian serta kemungkinan adanya pelaku dalam peristiwa tersebut.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026