“Tim SAR perlu mengangkat puing-puing reruntuhan, memotong rangka-rangka, baru kemudian bisa mengevakuasi korban dari timbunan material,” jelas Nanang.
Dalam prosesnya, lanjutnya, tim SAR gabungan menggunakan alat berat dan peralatan ekstrikasi untuk melakukan evakuasi.
Lebih lanjut, Nanang menambahkan penggunaan alat berat sempat dihentikan sementara untuk memberi ruang bagi petugas yang melakukan pemotongan besi dan pengangkatan manual demi faktor keselamatan.
Setelah berhasil dievakuasi, seluruh jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk menjalani proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur.
Dari hasil temuan terbaru tersebut, total korban runtuhnya mushalla Ponpes Al Khoziny mencapai 141 orang. Dari jumlah tersebut, 104 orang selamat, dan 37 orang lainnya meninggal.
Baca juga: Basarnas: Ada 113 korban ambruknya mushala Ponpes Al Khoziny
Baca juga: Gedung Mushalla Ponpes Sidoarjo Ambruk! 38 Santri Terperangkap, Ini Kondisi Terbaru
Baca juga: Fakta-fakta! Mushalla Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk Hanya Beberapa Jam Usai Pengecoran Lantai 3
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Basarnas kembali temukan puluhan jenazah di Ponpes Al Khoziny
