Garut (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat, mulai memperbaiki dan meningkatkan kualitas jalan di lima ruas jalan perkotaan yang menjadi akses utama masyarakat melakukan aktivitas perekonomian dan juga pariwisata agar lebih nyaman.
"Ini (perbaikan jalan) adalah kegiatan yang ditunggu-tunggu masyarakat, kami bukan menunda-nunda, 'launching' ini bagian dari rehabilitasi sepanjang 4,4 km," kata Bupati Garut Abdusy Syakur Amin saat peluncuran perbaikan jalan di wilayah perkotaan Jalan Patriot, Garut, Rabu.
Ia menuturkan, Pemkab Garut secara bertahap melakukan proses perbaikan jalan, salah satunya jalan di wilayah perkotaan sepanjang 4,4 km di ruas jalan yakni Jalan Patriot, Proklamasi, Mayor Syamsu, Jalan Guntur Sari, dan Jalan Guntur Melati sekitar kawasan Pasar Ciawitali.
Ruas jalan itu, kata dia, menjadi perhatian pemerintah daerah untuk menunjang kegiatan perekonomian maupun kemudahan masyarakat melakukan berbagai aktivitas termasuk pendidikan.
"Ini jalan prioritas," katanya.
Ia menyampaikan, pembangunan jalan di perkotaan itu merupakan bagian dari program Pemkab Garut untuk melakukan perbaikan jalan secara bertahap.
Perbaikan jalan di Garut, kata dia, dipastikan harus berkualitas baik, dan proses pengerjaannya harus terus diawasi tidak hanya oleh pemerintah daerah, tapi juga masyarakat.
"Ini harapan masyarakat ingin jalan yang mulus, bagus, dan juga awet, karena kita tidak mau cepat rusak, tahun depan kita alihkan ke tempat lain," katanya.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Garut Agus Ismail menambahkan, anggaran untuk perbaikan jalan di kawasan perkotaan itu dialokasikan sebesar Rp5,6 miliar.
Ia menyebutkan ruas jalan yang diperbaiki di perkotaan Garut itu merupakan hasil kajian skala prioritas untuk kenyamanan masyarakat, di antaranya Jalan Proklamasi sebagai jalan penghubung dan alternatif apabila ada kemacetan di jalan utama Garut.
Selanjutnya Jalan Guntur Sari dan sekitarnya yang berada sekitar Pasar Ciawitali, kata dia, merupakan akses jalan untuk menunjang kegiatan perekonomian masyarakat.
"Kenapa Guntur Sari, itu akses perekonomian, itu kita coba tangani dulu pusat-pusat perekonomian ini," katanya.
Penanggung jawab pengerjaan jalan perkotaan di Garut, Raja Hoerul Uman menyatakan, saat ini sudah mulai melakukan tahapan pengerjaan jalan yang totalnya 4,4 km dengan kualitas aspal lebih baik, awet, dan halus dengan ketebalan sekitar 4 cm.
"Ketebalannya 4 sentimeter, proses pengerjaan ditargetkan 90 hari kerja," katanya.
