Dalam rangka mendukung inisiatif ini, pemerintah disebut telah menetapkan arah kebijakan melalui Perencanaan Pembangunan Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029, yang memprioritaskan pengembangan pangan hewani, termasuk peningkatan produksi dan konsumsi susu. Kebijakan ini diperkuat dengan berbagai intervensi, mulai dari pengadaan indukan sapi perah, penguatan kelembagaan peternak, hingga diversifikasi produk olahan susu berbasis industri rakyat.
Ke depan, pemerintah memastikan akan memperkuat kolaborasi multi sektor yang diharapkan menjadi kunci keberhasilan.
Rachmat mengatakan Kementerian PPN/Bappenas, bersama Badan Gizi Nasional dan Institut Pertanian Bogor (IPB) tengah membangun Center of Excellence untuk pemenuhan gizi yang berperan dalam pengembangan standar pengolahan susu, inovasi teknologi produksi, hingga kampanye konsumsi pangan bergizi seimbang dan aman.
"Peresmian Rumah Susu ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal dari gerakan nasional perbaikan gizi. Sinergi lintas sektor akan terus kami dorong untuk mewujudkan Indonesia yang lebih sehat dan berdaya saing," ucap Menteri PPN.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemerintah hadirkan Rumah Susu Pasteurisasi untuk dukung program MBG
