Bandung (ANTARA) - Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan militer yang kuat dan andal bisa membantu upaya memajukan bangsa, di tengah tantangan global.
Hal itu disampaikan AHY pada kuliah umum yang diberikannya di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Sesko AD), Bandung, Jawa Barat, Senin.
"Saya hari ini berkesempatan menyampaikan kuliah umum pada perwira siswa di Sesko AD, menyampaikan materi terkait tantangan global. Saya menekankan untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai elemen bangsa termasuk militer yang harus kuat dan andal untuk bisa memproteksi kepentingan nasional," kata AHY selepas memberikan kuliah kuliah umum di Sesko AD Bandung, Senin.
AHY mengatakan kuat dan andalnya militer, menjadi bagian integral dari bagaimana pembangunan infrastruktur harus terus dijalankan dan semakin berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Menjadi bagian integral, lanjut dia, karena infrastruktur vital seringkali menjadi indikasi kemajuan sebuah bangsa dan ancaman terhadap infrastruktur kritikal itu–termasuk yang berkaitan dengan ekonomi, pangan, air, energi, termasuk sektor pariwisata–akan memengaruhi keselamatan dan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
"Jadi kita membutuhkan pertahanan yang kuat, militer yang kuat, TNI yang andal untuk bisa memproteksi berbagai infrastruktur vital nasional yang kita miliki," ujarnya.
Untuk mencapai itu, kata AHY, pemerintah mendukung TNI untuk memiliki kesiapan sebagai alat pertahanan negara yang semakin maju, didukung oleh infrastruktur militer yang diprioritaskan.
"Termasuk bagaimana sektor konektivitas dan transportasi untuk logistik militer, untuk alutsista, dan lain sebagainya. Dan lain sebagainya juga bisa menjadi semakin maju ke depan. Di sinilah kolaborasi yang baik diperlukan untuk saling mendukung satu sama lain," tuturnya.
