Antarajabar.com - Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung menyatakan selama Bulan Suci Ramadhan 1437 Hijriah/2016 Masehi mengalami kekurangan stok darah sehingga menggandeng sejumlah gereja untuk memenuhi stok darah selama puasa.
"Kita mulai kekurangan sedikit (darah). Sehingga kita berupaya untuk memenuhi stok darah dengan berbagai cara salah satunya dengan bekerjasama untuk melakukan mobile unit setelah tarawih dan dengan gereja setiap minggunya ada enam gereja," kata Kabag Pelayanan Darah PMI Kota Bandung dr Wahyu Suryawidjaja, ketika dihubungi melalui telepon, Sabtu.
Ia menjelaskan cara lain yang dilakukan untuk menjaga ketersediaan pasokan darah ialah dengan membuka pelayanan donor darah selama 24 jam di Kantor PMI Kota Bandung yang berada di Jalan Aceh Nomor 79.
"Kemudian mobile unit kami juga berkeliling ke sejumlah masjid di Kota Bandung setelah shalat tarawih untuk mencari pendonor darah, kemudian juga dengan beberapa polsek yang ada di Kota Bandung," ujar dia.
Dirinya mengakui PMI Kota Bandung cukup kesulitan untuk memenuhi stok darah selama Ramadhan ini.
Menurut dia, berdasarkan data pada Jumat (24/6) lalu jumlah stok darah yang ada di PMI Kota Bandung ialah 1.775 kantong darah dengan rincian 44 labu golongan darah A, 599 labu golongan darah B, 1031 labu golongan darah O dan 101 labu golongan darah AB.
"Memang idealnya atau standarnya ada 2000 labu, tapi yang tersedia pertanggal 24 Juni 2016 pagi hanya 1.775 kantong darah," ujar dia.
Oleh karena itu, dirinya mengajak seluruh masyarakat Kota Bandung untuk mendonorkan darahnya di Bulan Suci Ramadhan ini agar ketersediaan pasokan darah tetap terjaga.
