Antarajawabarat.com, 14/4 - "Tangga Seribu" menjadi salah satu pendakian unik sekaligus menantang bagi para wisatawan di kawasan wisata gunung api Galunggung di Kabupaten Tasikmalaya.
"Gunung Galunggung merupakan salah satu fenomena gunung api yang unik di Priangan, salah satunya tangga seribu yang unik dan menantang bagi wisatawan," kata Kepala Dinas Pariwisata Jabar H Nunung Sobari di Bandung, Selasa.
Keunikan tangga seribu biasanya menguji ketekunan wisatawan atau pendaki untuk menghitung jumlah tangga dimana satu dengan lainnya seringkali jumlahnya berbeda-beda.
Obyek wisata gunung api itu tepatnya berlokasi di kawasan Srinagar yang berjarak 17 kilometer barat laut Kota Tasikmalaya, atau 100 kilometer dari Kota Bandung. Untuk masuk ke kawasan itu bisa melalui jalur Indihiyang Kabupaten Tasikmalaya.
Selain disuguhi seribu tanah bagi pengunjung untuk mendaki dari lereng ke kawah, wisatawan juga bisa turun ke kawah dengan menggunakan kawah turun untuk melihat dari dekat danau dengan pulau kecil di tengahnya.
Gunung api yang terakhir meletus tahun 1980-an itu, memiliki keajaiban yakni danau yang terdapat di dalam kawahnya. Uniknya, dari danau bierair dingin itu tidak tercium bau belerang dan hal ini berbeda dengan gunung-gunung berapi lainnya di Indonesia.
Pada saat cuaca yang cerah, Anda dapat menyaksikan keajaiban alam lainnya berupa sungai-sungai yang turun dari bukit Gunung Galunggung yang terlihat seolah-olah dari langit.
Di kaki gunung ini Anda akan mendapatkan pemandian air panas yang mengandung mineral berkhasiat untuk penyembuhan penyakit kulit maupun kesehatan dan kesegaran jasmani.
Selain wisata hiking, kawasan itu juga menjadikan wisata menantang seperti off road dan trail adventure bagi para penggemar olahraga otomotif alam terbuka itu.
Kawasan wisata Gunung Galunggung juga satu jalur dengan kawasan wisata Mangkubumi serta sentra kerajinan di Tasikmalaya seperti Rajapolah di jalur Tasikmalya-Ciawi.
Syarif
