Namun, untuk memasarkan vaksin COVID-19 ke pasar mancanegara, kata Honesti, Bio Farma masih membutuhkan tahap lanjutan berupa EUA dari WHO. "Sehingga, produksinya memiliki nilai ekspor saat kebutuhan dalam negeri tercukupi," katanya

Honesti menambahkan nilai investasi vaksin COVID-19 produksi Bio Farma hingga saat ini menghabiskan dana perusahaan sekitar Rp120 miliar untuk proses uji klinis. "Kalau untuk fase produksi, kami sudah punya fasilitas sendiri," katanya.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor : Zaenal A.

COPYRIGHT © ANTARA 2026