Cianjur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat meningkatkan pengawasan di sejumlah kecamatan yang rawan terjadi bencana alam banjir dan longsor seiring cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda Cianjur beberapa hari ke depan.
Sekretaris BPBD Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Sabtu, mengatakan pihaknya menyebar petugas dan 360 Relawan Tangguh Bencana (Retana) guna melakukan pengawasan dan pelaporan setiap hari terkait situasi di lingkungan tempat bertugas masing-masing.
Pasalnya selama dua hari terakhir hujan lebat dengan intensitas lebih dari dua jam sempat melanda sebagian besar wilayah Cianjur. Meski tidak menyebabkan bencana namun masyarakat termasuk wisatawan diminta tetap siaga dan waspada.
"Selama dua hari terakhir hujan deras melanda sebagian besar wilayah Cianjur, kami meminta petugas meningkatkan pengawasan dan melakukan tindakan cepat ketika terjadi bencana termasuk melakukan evakuasi warga," katanya.
Pihaknya berharap tidak ada bencana besar yang melanda Cianjur, namun kesiapsiagaan dan kewaspadaan tetap harus ditingkatkan terutama bagi masyarakat yang tinggal di sepadan sungai dan perkampungan yang berdekatan dengan perbukitan.
Termasuk wisatawan yang hendak menghabiskan libur panjang akhir pekan ke berbagai destinasi wisata mulai dari utara hingga selatan di Cianjur, saat musim penghujan rawan terjadi bencana termasuk debit air sungai, air terjun hingga pantai yang tiba-tiba tinggi.
Kordinasi lintas sektor dilakukan, termasuk dengan aparat desa, kecamatan, dan pengelola tempat wisata lebih ditingkatkan guna mengimbau wisatawan agar menghindari bermain air saat hujan turun deras terutama di pantai selatan.
"Kami menyiagakan petugas dan relawan bersama petugas gabungan di seluruh destinasi wisata untuk melakukan patroli guna memastikan tidak ada yang melanggar aturan terutama di sepanjang pantai selatan karena gelombang tinggi dapat terjadi setiap saat," katanya.
Petugas dan relawan juga melakukan hal yang sama di sejumlah titik rawan bencana alam mulai dari utara hingga selatan Cianjur, guna mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan serta segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana.
Termasuk meminta pengelola tempat wisata memberikan imbauan yang sama bagi wisatawan terutama di wisata air termasuk air terjun agar tidak bermain air atau berenang saat hujan turun deras.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026