Fahri mengatakan satu peti bom martir tersebut ditemukan nelayan pada Selasa (10/5) di perairan Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu.
Fahri menambahkan para nelayan juga sempat membiarkan penemuannya sebelum kemudian dilaporkan kepada petugas.
"Peti tersebut sempat disimpan di dermaga sebelum akhirnya mereka melaporkan penemuannya kepada kami," katanya.
Baca juga: Nelayan Cirebon "curhat" tentang solar langka ke Jokowi dan Ridwan Kamil
