Bandung, 12/10 (ANTARA) - Menjelang pelaksanaan perhelatan Bandung "Blossom 2010" yang akan digelar Sabtu 16 September 2010, jajaran Satlantas Polrestabes Bandung akan menyiagakan seluruh personelnya guna mengamankan perhelatan HUT Kota Bandung tersebut.
Kasatlantas Polrestabes Bandung dalam paparannya di depan panitia Bandung Blossom dan jajarannya , Selasa, menyebutkan sepakat akan melakukan penutupan beberapa ruas jalan selama berlangsungnya event tersebut sejak Jumat malam hingga Sabtu malam mendatang.
Mulai Jumat malam hingga Sabtu siang, secara total beberapa ruas jalan di Kota Bandung akan ditutup sehingga akan terjadi beberapa pengalihan arus jalan raya di kota Bandung.
Sejak Jumat malam mulai pukul 00.00 WIB, hingga sabtu pukul 15.00 WIB akan ditutup ruas jalan Dago cikapayang, Jalan Diponegoro, Jalan Merdeka, Jalan Aceh, Jalan Ambon, Jalan Sultan Ageng tirtayasa, akan dilakukan penutupan secara total, karena akan dilalui oleh peserta karnaval Bandung Blossom 2010.
"Kepada seluruh anggota Satlantas akan disiagakan penuh guna mengatur kelancaran arus lalu lintas di Kota Bandung" papar Kasatlantas AKBP Sambodo Purnomo di Aula Polrestabes Bandung Selasa siang.
Dalam event tersebut akan dikuti oleh sekitar 2.000 orang yang akan berpartisipasi, serta 1.000 kendaraan hias dari berbagai elemen seperti dinas-dinas dan BUMN, parade kendaraan militer serta kesenian khas Kota Bandung.
Ketua Kordinator Karnaval Sonny mengatakan, dalam teknisnya nanti akan dilakukan secara bersamaan parade kendaraan hias serta beberapa kesenian dan penampilan budaya sepanjang ruas jalan Merdeka, Dago-Cikapayang, Diponegoro, Aceh yang berakhir di Jalan Merdeka depan Balaikota Bandung.
" Akan ada kendaraan hias milik dinas-dinas, kendaraan militer milik TNI, pasukan berkuda, club-club motor, pecinta skateboard dan sepatu roda, serta atraksi drumband, atraksi debus satpol PP, dan Simulasi pemadam kebakaran yang akan di mulai secara serentak pukul 11.00 WIB pagi hingga pukul 15.00 WIB," ujar Sonny kepada wartawan Selasa di mapolrestabes saat pemaparan kegiatan Bandung Blossom 2010.
Seluruh jalan yang disebutkan tadi, akan menjadi rute karnaval selama Bandung Blossom, Sonny berharap agar masyarakat pengguna jalan menghindari ruas jalan tersebut selama pelaksanaan karnaval Bandung Blossom.
"Pelaksanaannya nanti beresiko membuat kemacetan, namun kita juga sadar akan hal tersebut, sehingga acara ini jangan dibuat bahwa Bandung menjadi macet, dampaknya pasti ada sehingga kita berharap agar memaklumi hal ini, dan kami selaku panitia juga akan melakukan sosialisasi ini terutama kepada operator layanan angkutan umum yang mengambil rute di jalur-jalur yang ditutup saat karnaval berlangsung," tutur Sonny.
"Kita juga akan sosialisasikan hal ini dengan pihak Organda dan Dishub Kota Bandung, karena nantinya di ruas jalan yang ditutup secara otomatis akan menganggu aktifitas angkutan umum di Kota Bandung, akan dilakukan sosialisasi melalui 25 spanduk serta on air di 17 radio terkait penutupan beberapa ruas jalan tersebut." tambahnya.
Sementara itu Ketua Organda Kota Bandung Neneng Juraedah mengatakan, bahwa dalam menyikapi ditutupnya ruas jalan di Kota Bandung yang secara otomatis merugikan jalur angkutan umum (angkot) yang melewati ruas jalan yang ditutup saat Bandung Blossom.
Dari jumlah 5.521 angkutan umum yang ada di Bandung, dari 39 jalur secara keseluruhan akan mengalami penutupan total yakni delapan jalur saat pelaksanaan Bandung Blossom sabtu nanti, satu jalur sekitar 200 unit angkutan yang melintas.
Rute trayek yang akan mengalami kendala selama acara Bandung Blossom Sabtu nanti, yakni Abdulmuis-dago, Ledeng-abdulmuis, Margahayu-antapani, Riung Bandung-dago, Dipatiukur-Panghegar, Dago-stasion, saat hari Sabtu nanti akan dibebaskan jalur lintasan trayeknya.
" Saya berharap agar dalam pelaksanaan Sabtu nanti, awak angkutan umum baru keluar usai karnaval selesai sekitar pukul 15.00 WIB, karena jika dipaksakan pagi hari akan mengambil jalur bebas, namun terhambat kemacetan karena adanya iring-iringan karnaval, nantinya kita juga akan berikan surat edaran kepada pengusaha angkutan agar mentaati peraturan ini, karena telah disepakati oleh Wali kota dan Dishub," papar Neneng.
Terkait pengamanan saat acara Bandung Blossom, Polrestabes Bandung sendiri akan menyiagakan penuh personilnya, khususnya personil Satlantas yang akan disiagakan hingga 450 orang dibantu anggota Lantas Polda Jabar, serta pasukan pengendali Massa (Dalmas) sekitar 200 personel.***4**
