"Setiap desa memiliki ruang khusus untuk isolasi, yakni isolasi bagi pasien Covid-19 yang tidak bergejala," kata Wakil Bupati setempat Aep Syaepuloh, di Karawang, Selasa.
Ruangan tersebut yang ada di desa-desa bisa dimaksimalkan sebagai ruangan isolasi. Sehingga Pemkab Karawang tidak lagi menyewa hotel sebagai tempat isolasi.
Ia juga menyampaikan agar ke depannya petugas Puskesmas harus siap siaga untuk merawat pasien COVID-19.
Sementara itu, tren kasus penularan COVID-19 di Karawang selama sembilan pekan terakhir terpantau mengalami penurunan.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Nanik Jodjana mengatakan adanya warga Karawang yang meninggal dunia karena COVID-19 didominasi usia 50-59 tahun.
"Faktor penting penyebab kematian juga pasien ada komorbid atau penyakit bawaan," ujarnya.
Baca juga: 46 pasien COVID-19 di Karawang dinyatakan sembuh
Baca juga: Karawang gencarkan sosialisasi vaksin untuk lansia
Baca juga: Tingkat kesembuhan COVID-19 di Karawang capai 95 persen
Pewarta: M.Ali KhumainiEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026