Kepala BBKSDA Jabar Sustyo Iriono mengatakan, penangkapan macan tutul tersebut berdasarkan laporan warga yang menginformasikan adanya macan tutul yang terjebak di kandang ayam pada Minggu (3/6).
"Tim langsung bergerak ke lokasi, dan kita lakukan pembiusan untuk mengevakuasi macan tutul yang terjebak," ujar Sustyo saat dihubungi melalui telepon seluler, Senin.
Menurut dia, dari keterangan warga, macan tutul itu telah memangsa beberapa ekor unggas yang ada di kandang. Dari pengamatan awal, macan tutul tersebut diperkirakan berusia 1,5 tahun atau telah menginjak usia remaja.
Ia menjelaskan, di usia tersebut macan tutul mulai mencari mangsa sendiri dengan memonitor kawasan hutan. Sustyo menduga saat macan tersebut mencari mangsa, ia mencium bau ayam di pemukiman hingga akhirnya terjebak di dalam kandang.
"Penyebabnya karena dia sudah belajar mencari makan sendiri. Pasti suatu waktu ke arah penduduk pasti ada," kata dia.
Hewan bernama latin Panthera pardus ini rencananya akan kembali dilepas ke habitat aslinya. Namun sebelum hal tersebut dilakukan, predator tersebut akan dititipkan sementara di Kebun Binatang Bandung untuk diperiksa kesehatannya.
"Karena usianya masih muda, saya minta dititipkan di kebun binatang dulu. Kemungkinan tiga hari kalau sehat, langsung kita lepaskan. Saya minta secepatnya, jangan sampai naluri liarnya hilang," kata dia.
Pewarta: Asep FirmansyahEditor : Sapto HP
COPYRIGHT © ANTARA 2026