Majalengka, Jawa Barat (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, memasifkan kegiatan operasi pasar beras murah di empat pasar daerah guna menjaga stabilitas harga pangan dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok.

Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Majalengka Taufikurrohman di Majalengka, Senin, mengatakan operasi pasar tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Bulog Subdrive Cirebon hingga 25 Mei 2026.

“Operasi pasar ini kami lakukan secara rutin bekerja sama dengan Bulog Subdrive Cirebon untuk membantu masyarakat mendapatkan beras dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Ia menjelaskan operasi pasar murah digelar di Pasar Kadipaten, Cigasong, Talaga, dan Prapatan Sumberjaya yang menjadi pusat aktivitas perdagangan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, kata dia, pemerintah daerah menyediakan sebanyak 10 ton beras medium di setiap titik pasar guna memenuhi kebutuhan warga selama pelaksanaan program berlangsung.

“Beras medium itu dijual dengan harga Rp11.600 per kilogram atau lebih murah Rp900 dibandingkan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp12.500 per kilogram,” katanya.

Menurut dia, program tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak fluktuasi harga kebutuhan pokok terhadap daya beli masyarakat.

“Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung setiap hari Senin dan Kamis di sejumlah pasar pemda agar distribusi kebutuhan pokok dapat menjangkau lebih banyak masyarakat,” ujarnya.

Selain beras murah, Disperdagin Majalengka berencana menambah komoditas lain dalam operasi pasar tersebut untuk memperluas akses masyarakat terhadap bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

“Ke depan kami rencanakan tidak hanya beras, tetapi juga operasi minyak goreng murah agar masyarakat semakin terbantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” katanya.

Ia menyampaikan program tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat, yang memanfaatkan operasi pasar untuk menekan pengeluaran rumah tangga.

Rina (38), warga Cigasong, Majalengka, mengatakan harga beras yang lebih murah sangat membantu kebutuhan keluarganya sehari-hari.

“Selisih harganya lumayan membantu, apalagi untuk kebutuhan keluarga sehari-hari. Mudah-mudahan nanti minyak goreng murah juga segera ada,” katanya.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026