Bandung (ANTARA) - Imigrasi Kelas I TPI Bandung resmi mengoperasikan gedung baru yang dikhususkan bagi bagian Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) dengan harapan memperkuat pengawasan orang asing (WNA) di wilayah Bandung Raya dan sekitarnya.

"Semoga gedung baru yang ditempati Inteldakim ini dapat menjadi tempat lahirnya berbagai inovasi, kerja sama yang semakin kuat, serta memberikan pelayanan yang semakin baik," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat Jaya Saputra dalam keterangan di Bandung, Selasa.

Berdasarkan data dari Kantor Imigrasi Bandung, gedung baru ini diproyeksikan sebagai pusat komando pengawasan, intelijen, dan penegakan hukum keimigrasian di wilayah kerja Kantor Imigrasi Bandung.

Pembangunan fisik ini diklaim sebagai wujud nyata peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengawasan terhadap warga negara asing (WNA).

Selain itu, dibarengi juga dengan tuntutan kedisiplinan dan integritas tinggi dari sumber daya manusia (SDM) yang bertugas.

Jaya Saputra secara tegas menginstruksikan seluruh jajaran petugas Inteldakim untuk memanfaatkan fasilitas yang baru dibangun tersebut demi meningkatkan intensitas pengawasan orang asing secara profesional.

"Lakukan tugas secara profesional, berintegritas. Gedung yang bagus dengan fasilitas lengkap tidak akan berarti apapun jika tidak diimbangi dengan semangat kerja tinggi," ujar Jaya.

Ia menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur fisik harus berjalan selaras dengan peningkatan kualitas SDM agar masyarakat merasakan dampak langsung bagi penegakan hukum dan pelayanan publik yang prima.

Gedung Inteldakim Imigrasi Bandung yang baru ini, diresmikan pada Senin (13/4) oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat Jaya Saputra, didampingi Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Bandung Novyandri, serta jajaran pimpinan Imigrasi se-Jawa Barat.

Usai seremoni peresmian, Kakanwil Imigrasi Jabar bersama pejabat struktural lainnya melakukan peninjauan ke setiap ruang layanan dan menyempatkan diri berdialog langsung dengan pemohon layanan untuk memberikan edukasi terkait prosedur kepemilikan paspor.



Pewarta: Ricky Prayoga
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026