Bandung (ANTARA) - Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat mulai menerapkan tradisi baru berupa "Operasi Semut" atau aksi bersih-bersih rutin setiap Senin dan Rabu guna mendukung percepatan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah).

Aksi yang dilakukan selama satu jam sebelum memulai aktivitas perkantoran ini merupakan tindak lanjut konkret atas Surat Edaran (SE) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Nomor 28/2026 terkait pelestarian lingkungan dan penataan ruang publik yang estetik.

"Kami mendukung Gerakan Indonesia ASRI lewat bersih-bersih hari ini. Dalam pelaksanaannya, kami melibatkan seluruh pegawai tanpa terkecuali untuk turun langsung ke lapangan," ujar Sekretaris DPRD Jabar Dody Sukmayana di Bandung, Rabu.

Menariknya, aksi ini tidak hanya menyentuh area internal gedung dewan, tetapi meluas hingga ke ring luar yang mencakup kawasan hotel bintang lima, area perbankan, hingga pusat kuliner di sekitar Jalan Aria Jipang.

Strategi ini dibagi ke dalam empat zona pengawasan yang diketuai oleh masing-masing bagian di Sekretariat DPRD.

Dody menginstruksikan para pegawai untuk membawa peralatan kebersihan mandiri dari rumah serta melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik secara disiplin sebelum dilaporkan sebagai dokumentasi kinerja lingkungan.

"Seluruh pegawai diharapkan membersihkan area yang sudah ditetapkan, memilah sampah, dan mendokumentasikan aksi tersebut sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap program ini," tuturnya.

Gerakan ini mencakup empat aspek utama yang menjadi parameter keberhasilan daerah, yakni aspek Aman (mitigasi risiko dan ketertiban), Sehat (sanitasi dan pola hidup bersih), Resik (pengelolaan sampah berbasis sumber), serta Indah (estetika ruang publik dan penghijauan).

Dody menekankan salah satu poin krusial dalam aspek estetika adalah penertiban atribut promosi, seperti baliho atau poster yang mengganggu pemandangan, serta mendorong peremajaan bangunan agar selaras dengan konsep tata kota yang nyaman.

Langkah Sekretariat DPRD Jabar ini diharapkan menjadi pemantik bagi instansi lain untuk mengonversi kebijakan di atas kertas menjadi aksi nyata di lapangan, demi menciptakan lingkungan kerja dan ruang publik yang lebih manusiawi di pusat Kota Bandung.



Pewarta: Ricky Prayoga
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026