Garut (ANTARA) - Sejumlah anggota DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) Daerah Pemilihan Kabupaten Garut menggelar pertemuan bersama dengan unsur jajaran pejabat Pemkab Garut yang membahas kesiapan membantu mendorong pemerintah provinsi untuk mengatasi berbagai sektor persoalan di Garut.
"Insya Allah nanti akan menjadi pembahasan di provinsi untuk mengatasi apa saja yang menjadi persoalan di Garut," kata anggota DPRD Provinsi Jabar Aten Munajat di Garut, Senin.
Ia menuturkan, anggota DPRD Provinsi Jabar berjumlah enam orang dari Daerah Pemilihan 14 Kabupaten Garut itu menggelar pertemuan sekaligus membahas program pembangunan bersama Bupati Garut Abdusy Syakur Amin di Pendopo, Minggu (8/3) malam.
Aten menyampaikan, anggota legislator itu membahas berbagai macam persoalan sesuai dengan bidang pada komisinya masing-masing, misalkan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, ekonomi, dan sebagainya.
"Misalkan di komisi saya Komisi V itu bidang kesehatan, pendidikan, sosial, misalkan tentang rumah sakit kita bahas seputar itu," katanya.
Ia menyampaikan, untuk anggota legislator lainnya pada komisi berbeda, juga menyampaikan tentang langkah apa saja yang akan dilakukan sesuai bidangnya untuk mendapatkan perhatian dari pemerintah provinsi dalam membangun Garut.
Khusus Komisi V, kata dia, menyoroti masalah kesehatan, terutama pelayanan kesehatan, pendidikan, kemiskinan, dan lainnya yang saat ini masih harus terus dioptimalkan.
"Mungkin langkah konkretnya belum, karena ini baru memaparkan saja misalkan tentang kesehatan, IPM Kabupaten Garut. Mudah-mudahan dengan silaturahminya dengan anggota dewan yang enam ini bisa ada solusi ke depan," katanya.
Ia berharap persoalan lainnya di Garut mendapatkan perhatian dari pemerintah provinsi misalkan tentang pariwisata, kemudian ekonomi dengan menggali potensi daerah yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Selanjutnya, kata dia, menjaga daerah Garut yang nyaman bagi investor sehingga bisa tumbuh perekonomian daerah lebih maju dan berkembang yang akhirnya masyarakat bisa lebih sejahtera.
"Investor yang datang ke sini itu nyaman, itu baru perekonomian, belum lagi yang lainnya, kita musyawarahkan bersama," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026