Garut (ANTARA) - Rumah Amal Salman lembaga sosial bukan pemerintah menggelar pasar murah sembako untuk membantu meringankan beban biaya hidup dan memenuhi kebutuhan gizi masyarakat pelosok di Desa Karyasari, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
"Sembako murah ini diperuntukkan bagi warga lokal di kampung sini untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dengan harga subsidi," kata pengurus Rumah Amal Salman Kabupaten Garut Usep Tahmid Abdullah saat acara Kampung Ramadhan di Kampung Curug, Desa Karyasari, Banyuresmi, Garut, Jumat.
Ia menuturkan, Desa Karyasari selama ini merupakan desa binaan Rumah Amal Salman yang turun langsung membantu masyarakat mengatasi permasalahan kasus stunting sejak 2022.
Saat ini, kata dia, pihaknya terus memantau setiap perkembangan anak, maupun masyarakat terutama kalangan ibu hamil dan menyusui dengan menyiapkan kebutuhan gizi yang mudah dan terjangkau.
Termasuk saat ini, lanjut dia, pihaknya menyediakan 250 paket barang pangan yang dibutuhkan masyarakat seperti beras, telur, minyak goreng, dan beberapa komoditas sayuran yang dapat dibeli dengan harga Rp37 ribu per paketnya.
"Kita siapkan 250 paket untuk masyarakat dengan harga maksimal itu Rp37 ribu kalau normalnya Rp55 ribu, jadi kita subsidi harganya sehingga lebih murah," katanya.
Ia menyampaikan, kegiatan pasar murah di bulan Ramadhan itu sudah yang kedua kalinya dilaksanakan dengan sumber anggaran subsidi dari hasil zakat yang dikumpulkan oleh Rumah Amal Salman.
Ia berharap adanya Pasar Ramadhan dengan menyediakan komoditas pangan harga murah itu bisa meringankan beban kebutuhan hidup masyarakat sekaligus memenuhi gizinya di momentum Ramadhan tahun ini.
Salah seorang warga penerima manfaat sembako murah, Atikah (56) mengatakan, senang adanya kegiatan tersebut karena harganya lebih murah dibandingkan di pasaran saat bulan Ramadhan.
Ia menyebutkan, seperti kebutuhan pokok beras, kemudian minyak goreng dari harga Rp20 ribu menjadi Rp14 ribu per liter, kemudian telur dari Rp9.500 menjadi Rp6.000 per 1/4 kilogram.
"Jadi, ini sangat terbantu, karena harganya di bawah standar, dua kali saja menggelar acara seperti ini, masyarakat pasti senang," katanya.
