Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menerbitkan peringatan dini terkait potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diperkirakan melanda sejumlah daerah di Indonesia pada Rabu.
Dalam pernyataan resmi peringatan dini tersebut, BMKG menetapkan 10 provinsi dalam kategori siaga atau berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat.
Wilayah tersebut meliputi Aceh, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Barat.
Selain itu, sejumlah provinsi lain masuk kategori waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat, yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, DKI Jakarta, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.
BMKG menjelaskan, status siaga menunjukkan potensi dampak bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor yang dapat berdampak terhadap aktivitas masyarakat serta infrastruktur.
Sementara status waspada mengindikasikan potensi gangguan aktivitas akibat genangan air, luapan sungai, dan longsor lokal.
Dalam peringatan tersebut, BMKG menyatakan tidak ada wilayah yang masuk kategori awas atau hujan ekstrem. Namun, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk wilayah Bali.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah yang berstatus siaga dan waspada, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, memantau perkembangan informasi cuaca terkini, serta menghindari aktivitas di daerah rawan banjir dan longsor.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan dalam periode 9–10 Februari 2026, kejadian angin kencang melanda Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, yang menyebabkan satu orang meninggal dunia dan satu rumah roboh.
"Korban telah dievakuasi dan situasi di lokasi dilaporkan terkendali," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.
BNPB juga memperbarui laporan kondisi banjir di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, yang berdampak pada sekitar 1.890 kepala keluarga atau 4.980 jiwa, meskipun saat ini banjir berangsur surut.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BMKG peringatkan hujan lebat di 10 provinsi pada hari ini
