Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 206 orang warga Desa Tambak, Indramayu, Jawa Barat mengungsi karena banjir sebagaimana dilaporkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam laporan yang diterima di Jakarta mengatakan bahwa ratusan orang warga tersebut mengungsi secara mandiri dan tetap dalam pendampingan tim petugas gabungan Indramayu.
"Evakuasi mandiri dan mengungsi ke lokasi yang lebih aman. Pemerintah daerah telah menyiapkan lokasi pengungsian di tiga titik," kata dia.
Pusdalops BNPB mengonfirmasi ratusan warga tersebut merupakan bagian dari total 2.724 orang warga terdampak banjir yang dipicu tingginya intensitas hujan mengguyur Indramayu dan beberapa daerah lain di Jawa Barat sejak Selasa (27/1).
Abdul memastikan bahwa meski banjir sudah mulai surut dengan ketinggian muka air terkini 30-90 centimeter, namun petugas tetap memberikan penanganan yang maksimal.
