Kota Bandung (ANTARA) - Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) mendorong pelaku industri di Jawa Barat untuk mempercepat penerapan teknologi bersih guna menekan emisi karbon melalui sebuah forum yang mempertemukan dunia usaha dengan pemerintah daerah.
Direktur Eksekutif IBCSD Indah Budiani menegaskan bahwa transformasi sektor industri menuju rendah karbon harus dilakukan secara aplikatif melalui strategi teknis yang jelas serta langkah-langkah nyata dalam upaya dekarbonisasi sektor industri.
“Provinsi Jawa Barat dinilai memiliki posisi strategis dalam agenda transisi rendah karbon nasional, mengingat perannya sebagai pusat industri dan ekonomi,” kata Indah dalam forum bertajuk Menuju Aksi Nyata Mendorong Transformasi Bisnis Menuju Ekonomi Rendah Karbon di Bandung, Jumat.
Indah mengatakan forum tersebut mempertemukan pelaku industri, pemerintah daerah, dan mitra pembangunan guna membahas strategi teknis serta langkah nyata soal dekarbonisasi sektor industri.
“Kami ingin menjadikan hasil diskusi dan lokakarya hari ini sebagai dasar tindak lanjut, mulai dari pendampingan teknis, pengembangan proyek dekarbonisasi, hingga penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan mitra pembangunan,” ujar Indah.
Ia mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong partisipasi pelaku usaha serta pemerintah daerah dalam memetakan sumber emisi serta mengidentifikasi langkah dekarbonisasi yang relevan dengan proses bisnis masing-masing perusahaan.
“Para pelaku industri didorong melakukan inventarisasi emisi, meningkatkan efisiensi energi, melakukan elektrifikasi proses produksi, serta memanfaatkan energi bersih secara bertahap dan terukur,” katanya.
Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Provinsi Jawa Barat Eka Jatnika Sundana menyatakan kolaborasi dengan sektor industri menjadi kunci pembangunan rendah karbon di Jawa Barat.
