Bandung (ANTARA) - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat mengapresiasi pergelaran bertajuk Wanda Sunda yang digelar Imah Seni Parahyangan karena dinilai menjadi ruang kolaborasi seni sekaligus upaya pelestarian kebudayaan Sunda.

Kepala Disparbud Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan dalam keterangannya di Bandung, Minggu, menyampaikan bahwa pergelaran tersebut menunjukkan peran penting kolaborasi antara komunitas dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan seni budaya daerah.

“Saya menyaksikan langsung pertunjukan yang sangat menarik dan sarat nilai pelestarian budaya Sunda. Ini merupakan upaya kolaborasi yang positif, dan kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.

Ia menilai kegiatan yang juga melibatkan Alumni SMAN 1 hingga 6 di Kota Bandung tersebut tidak hanya menghadirkan karya seni tradisi, tetapi juga mempertemukan pelaku seni lintas generasi dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya.

Dirinya menyebut kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan karya seni tradisi, tetapi juga mempertemukan pelaku seni lintas generasi dan masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya lokal.

Melalui pergelaran Wanda Sunda, ia percaya bahwa kolaborasi antara komunitas seni, alumni, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat guna membangun ekosistem seni dan budaya yang berkelanjutan di Jawa Barat.

Sementara itu, Ketua Penyelenggara Pergelaran Seni Wanda Sunda, Rita Ratna Sumirat, mengatakan pergelaran tersebut menjadi perjalanan budaya yang mengajak penonton menyusuri kekayaan seni dan nilai-nilai luhur Tatar Parahyangan.



Pewarta: Ilham Nugraha
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026