Dede optimistis dengan pembaruan sistem ini, jangkauan layanan finansial dapat menyentuh masyarakat hingga ke pelosok daerah di Jawa Barat tanpa hambatan geografis.
Transformasi ini disebut Dede, menandai transisi perusahaan dari fase penguatan fondasi menuju akselerasi skala ekonomi berbasis ekosistem digital guna memperluas inklusi keuangan di tanah air.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap warga di Jawa Barat, hingga ke pelosok, memiliki akses yang sama terhadap solusi keuangan Pegadaian melalui genggaman ponsel mereka," tutur Dede.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Nasabah di Jawa Barat mulai tinggalkan layanan konvensional Pegadaian
