Tim SAR gabungan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) yakni SRU 1 melakukan penyisiran menggunakan LCR yang dilengkapi dengan sonar 2D-SRV 8 MS milik Direktorat Polairud Polda Jabar yang diharapkan dapat mendeteksi keberadaan korban.
Selanjutnya SRU 2 melaksanakan penyisiran menggunakan waverunner Basarnas dan Satpolairud Polres Pangandaran sesuai rencana operasi SAR, kemudian dilakukan penyelaman oleh tim Duck Dive Batukaras Spearfishing, dan penyisiran menggunakan empat unit perahu nelayan.
Satu koran yang baru ditemukan itu merupakan korban kedua, sebelumnya dalam insiden itu ada satu penerjun yang tewas, Rusli (61), dan tiga penerjun lainnya selamat setelah berhasil mendarat meski tidak sesuai target pendaratan.
