Pangandaran (ANTARA) - Tim Search And Rescue (SAR) gabungan melakukan pencarian terhadap seorang penerjun yang jatuh saat kegiatan terjun payung di perairan Bojongsalawe, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana mengatakan, jajarannya saat ini melanjutkan pencarian seorang penerjun Widiasih (58) warga Desa Kamasan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung yang terjatuh di Perairan Bojongsalawe, Pangandaran, Selasa (30/12) siang.

"Operasi SAR pencarian dimulai sejak pukul 07.00 WIB dengan membagi tim menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU)," katanya.

Ia menuturkan korban yang sampai saat ini dinyatakan hilang di perairan Pangandaran itu terjatuh saat mengikuti kegiatan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Terjun Payung di Perairan Laut Bojongsalawe.

Tim SAR gabungan yang mendapatkan informasi itu, kata dia, langsung melakukan pencarian seperti jajaran SRU 1 melakukan penyisiran ke tengah lautan menggunakan waverunner dan perahu.

"SRU 2 melakukan penyisiran di pantai di perbatasan Bojongsalawe dan Batukaras sejauh 3,25 km. Selain itu, juga melakukan pemantauan menggunakan drone thermal UAV di sekitar lokasi kejadian," katanya.

Kantor SAR Bandung menerima informasi adanya lima penerjun payung yang terjatuh saat pelaksanaan Kejuaraan Daerah Terjun Payung, Selasa (30/12) sekitar pukul 10.15 WIB yang lepas landas dari Bandara Nusawiru menggunakan pesawat latih Fly School Ganesha Cessna 185 PK-SRC.



Pewarta: Feri Purnama
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026