Kota Bandung (ANTARA) - Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang pria bernama Johan (56) yang hanyut di Sungai Cikapundung, Kota Bandung, Jawa Barat dalam kondisi meninggal dunia.
Komandan Tim SAR gabungan Basarnas Bandung Ikhwan mengatakan jasad korban ditemukan di kawasan Jembatan BBS, Kabupaten Bandung Barat, setelah dilakukan pencarian selama tiga hari.
“Kami terima informasi ditemukan jasad di Batujajar oleh tim SAR gabungan yang berjaga di sana, karena kita dibagi menjadi beberapa tim,” kata Ikhwan di Bandung, Minggu.
Ikhwan mengungkapkan setelah menerima informasi tersebut, tim SAR yang berada di Baleendah, Kabupaten Bandung langsung menuju lokasi penemuan untuk berkoordinasi dengan kepolisian.
“Jenazah kemudian diidentifikasi oleh tim Inafis Polres Cimahi sebelum dibawa ke Rumah Sakit Hasan Sadikin untuk pemeriksaan lanjutan,” katanya.
Ia menjelaskan identitas korban dipastikan melalui ciri fisik dan data digital, termasuk kondisi gigi yang menjadi ciri khas korban.
“Hasil identifikasi Inafis dan ciri korban dari yang disebutkan pihak keluarga, giginya jadi salah satu ciri khas,” ujarnya.
Menurut dia, jasad korban terbawa hingga ke wilayah Jembatan BBS, karena aliran Sungai Cikapundung terhubung dengan Sungai Citarum.
Sebelumnya, Johan dilaporkan hanyut saat membersihkan peralatan bangunan di aliran sungai Cikapundung pada Kamis (14/5) sore.
Tim SAR gabungan kemudian melakukan pencarian dengan penyisiran di bantaran sungai dan menggunakan perahu karet hingga akhirnya korban ditemukan pada hari ketiga pencarian.
Ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama ketika curah hujan tinggi di wilayah hulu.
“Kami mengimbau agar waspada dan jangan lalai saat berada di sungai,” katanya.
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026