Bandung (ANTARA) - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan melanjutkan pencarian terhadap seorang wanita yang diduga hanyut terbawa arus Sungai Cijagra di Kabupaten Bandung dengan menyusuri aliran sungai dari Jembatan Murci sampai ke wilayah Cilame.
Komandan Tim Basarnas Bandung Heru Kusdiantoro di Bandung, Rabu, mengatakan bahwa pencarian dilakukan menggunakan dua perahu dari Basarnas dan BPBD dengan pola penyisiran yang sama seperti hari pertama.
“Kita fokus menyisir sungai ke arah hulu karena takutnya perahu kandas di tengah. Debit air di beberapa titik sudah mulai surut,” ujarnya.
Dia menjelaskan bahwa tim bergerak dari Jembatan Murci sampai ke hilir sungai di Cilame dengan radius pencarian yang dilakukan sekitar satu kilometer dari titik awal kejadian.
Ia juga menambahkan pihaknya telah menindaklanjuti informasi dari warga setempat yang menyebut telah melihat pergerakan di wilayah hulu sungai dekat area curug, sehingga tim memfokuskan bagian itu untuk diperiksa lebih intensif.
Warga yang memberikan informasi menyebut adanya tanda-tanda yang sesuai dengan laporan awal pencarian, termasuk ciri-ciri korban yang mengenakan celana jeans dan berambut panjang, sama dengan identifikasi awal dari laporan polisi.
Peristiwa ini bermula ketika kamar mandi dan dapur rumah korban yang berdiri di tepi Sungai Cijagra ambrol tergerus arus air, yang diduga menyeret wanita bernama Enok (43) itu ke dalam sungai pada Senin (2/2) sore.
Bangunan itu terletak tepat di atas jalur aliran sungai, sehingga ketika ambrol korban langsung terbawa oleh derasnya arus.
