Cianjur (ANTARA) - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menargetkan 205 sekolah tingkat SD dan SMP yang mengalami kekosongan kepala sekolah (kepsek) sudah terisi secara definitif sebelum 31 Desember 2025.
Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdikpora Cianjur Wawan Sutiawan di Cianjur, Senin, mengatakan sesuai dengan instruksi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) seluruh sekolah yang masih dipimpin pelaksana tugas (plt) segera memiliki kepsek definitif.
“Imbauan kementerian tanggal 31 Desember batas seluruh sekolah yang dijabat plt harus segera didefinitifkan, sehingga Pemkab Cianjur harus segera mengangkat kepala sekolah definitif guna mengisi kekosongan dan diisi plt sebelum akhir tahun,” katanya.
Ia mengatakan jabatan plt hanya dapat berlangsung selama tiga bulan dan dapat diperpanjang satu kali atau menjabat maksimal selama enam bulan, sehingga keterisian jabatan kepsek seharusnya dilakukan secara berkala.
Berkaca pada tahun sebelumnya, kata dia, banyak plt yang menjabat terlalu lama karena ada regulasi harus dilakukan seleksi menggunakan sistem sehingga sebagian besar daerah melakukan pengisian kepsek dengan plt pada akhir tahun.
"Sebanyak 205 sekolah di Cianjur masih dipimpin plt karena habisnya masa jabatan kepala sekolah sebelumnya karena pensiun dan lain-lain, serta adanya mutasi atau promosi ke jabatan lain seperti pengawas sekolah atau jabatan struktural," katanya.
