Cianjur (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memaksimalkan kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di 77 titik mulai dari jalur utama dan protokol Cianjur, guna memantau dan mengendalikan arus lalu lintas selama libur panjang akhir tahun.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Cianjur M Iqbal Safarudin di Cianjur Kamis, mengatakan hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan arus lalu lintas, terutama di sejumlah titik rawan macet di jalur utama Puncak-Cianjur.
"Dishub Cianjur memiliki sekitar 77 kamera pengawas yang terpasang di sejumlah persimpangan dan perbatasan antar-kota/kabupaten menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru, kami maksimalkan semua dapat berfungsi dengan baik," katanya.
Pihaknya mencatat dari puluhan CCTV yang terpasang beberapa diantaranya dalam kondisi mati, sehingga dilakukan perbaikan agar saat libur panjang akhir tahun dapat berfungsi dengan baik guna memantau, mengawasi, dan mengendalikan, arus lalu lintas yang diperkirakan meningkat tajam.
Bahkan saat libur panjang akhir tahun puluhan petugas disiagakan di sejumlah titik rawan guna melakukan rekayasa arus agar tidak terjadi macet total, terutama di titik Pasar Gekbrong, Pasar Cipanas, dan Pasar Ciranjang, termasuk di kawasan Puncak.
Rekayasa lalu lintas dilakukan dengan cara melakukan pemasangan water barrier dan kerucut, serta penempatan petugas di beberapa titik rawan macet, terutama di pusat keramaian pada saat libur panjang akhir tahun.
"Kami terus menjalin koordinasi dengan beberapa pihak terkait seperti Satlantas Polres Cianjur dalam pengamanan arus lalu lintas, pengawasan dan pengendalian dimaksimalkan melalui control room CCTV yang telah berfungsi dengan baik, termasuk untuk menghitung volume kendaraan yang melintas," katanya.
Dia menambahkan penempatan petugas di sepanjang jalur utama Cianjur, juga sebagai upaya mengimbau dan menganjurkan pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas dan arahan ketika terjadi kepadatan untuk mengambil jalur alternatif.
"Berbagai upaya dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dan pendatang saat menghabiskan libur panjang akhir tahun di Cianjur tanpa macet," katanya.
Pihaknya juga meminta pengguna jalan meningkatkan kehati-hatian saat melintas di jalur rawan bencana, karena curah hujan masih tinggi, sehingga dapat memicu terjadinya bencana alam seperti longsor, banjir dan pohon tumbang.
