Cianjur (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, menambah 19 unit kamera pengawas atau CCTV di sejumlah titik guna meningkatkan pengawasan lalu lintas dan keamanan masyarakat terutama menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.
Kepala Dishub Kabupaten Cianjur Aris Haryanto di Cianjur Kamis, mengatakan penambahan CCTV di beberapa ruas jalan utama yang memiliki tingkat kepadatan arus lalulintas tinggi, sehingga total CCTV yang terpasang mencapai 82 unit tersebar di sejumlah lokasi.
“Pemasangan CCTV tambahan sebanyak 19 unit ditargetkan tuntas sebelum akhir tahun, sehingga total CCTV yang beroperasi di Cianjur sebanyak 82 unit guna memantau aktivitas lalulintas terutama di wilayah padat dan rawan kecelakaan," katanya.
Dishub Cianjur, menurut dia, mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 juta untuk pengadaan CCTV tahun 2025, dimana difokuskan untuk pengamanan aset, keselamatan pengguna jalan, dan peningkatan kenyamanan masyarakat dalam berlalu lintas.
Bahkan setiap tahun anggaran penambahan CCTV diajukan karena jumlah penduduk dan kendaraan terus bertambah, sehingga pengawasan melalui teknologi menjadi solusi untuk mempermudah kerja petugas di lapangan karena jumlahnya terbatas.
Pemanfaatan teknologi seperti CCTV tidak hanya membantu memantau arus lalu lintas, termasuk menjadi sumber informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan dalam penegakan disiplin berlalu lintas serta memantau situasi, katanya, menegaskan.
“Sehingga dengan bertambahnya CCTV yang terpasang kami dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat sekaligus meningkatkan pelayanan publik di bidang transportasi,” katanya.
Sedangkan dari 19 titik CCTV baru akan dipasang dua titik di Jalan Aria Wiratanudatar, dua titik di Jalan Arif Rahman Hakim, tiga titik di Jalan Prof M Yamin, tujuh titik di Jalan KH Abdullah bin Nuh, tiga titik di Jalan Siliwangi, dan dua titik di perbatasan.
"Kami berharap ke depan seluruh jalan utama penghubung antar kecamatan dan kota/kabupaten terpasang CCTV guna memudahkan pengawasan dan pemantau setiap harinya atau 24 jam," katanya.
