Kota Bandung (ANTARA) - Bio Farma menerima sertifikat halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk produk vaksin HPV NusaGard yang digunakan untuk mencegah kanker serviks.
Direktur Pemasaran Bio Farma, Kamelia Faisal menyampaikan bahwa sertifikasi halal ini adalah bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan aspek halal dalam seluruh proses produksi.
“Sertifikasi halal ini adalah wujud tanggung jawab Bio Farma sebagai BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Farmasi untuk memastikan setiap produk yang kami hadirkan aman, efektif, dan sesuai prinsip syariah” kata Kamelia di Bandung, Kamis.
Kamelia menyampaikan bahwa sertifikasi halal ini adalah jaminan Bio Farma untuk menyediakan produk berkualitas tinggi yang aman dan nyaman digunakan.
“Penerimaan sertifikasi halal vaksin NusaGard menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan portofolio vaksin halal bagi masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hassan, menyoroti pentingnya sertifikasi halal tidak hanya bagi negara mayoritas Muslim, tetapi juga untuk meningkatkan daya saing di pasar global.
“Negara hadir melalui BPJPH untuk memberikan jaminan dan kejelasan bagi masyarakat, khususnya umat Islam, bahwa produk kesehatan yang mereka gunakan telah melalui proses audit dan penetapan halal yang kredibel,” ujar Haikal.
Ia pun mengapresiasi langkah Bio Farma yang telah lebih dulu memastikan produk vaksin dan lifescience mereka memiliki sertifikasi halal sebelum regulasi wajib diterapkan pada 2026.
Haikal berharap ke depannya dengan sertifikasi halal, produk-produk dalam negeri dapat bersaing dengan kuat di tingkat global.
“BPJPH siap menerbitkan sertifikat halal sebagai bagian dari penyelenggaraan layanan publik yang transparan dan akuntabel,” kata Haikal.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bio Farma terima serifikat halal dari BPJPH untuk vaksin NusaGard
