Cianjur (ANTARA) - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, membukukan realisasi investasi hingga triwulan III di akhir September 2025 mencapai Rp2,29 triliun melampaui target tahun 2025 sebesar Rp1,9 triliun.
Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Cianjur Superi Faizal di Cianjur, Senin, mengatakan dengan dibukukannya realisasi investasi tersebut, pihaknya optimistis nilai investasi tahun 2025 dapat meningkat hingga Rp2,8 triliun di akhir tahun yang masih tersisa dua bulan.
"Saat ini realisasi investasi di Cianjur mencapai 120 persen dari target 2025, sehingga kami optimistis hingga Desember 2025 realisasi dapat mencapai Rp2,8 triliun atau setidaknya di angka Rp2,5 triliun," katanya.
Dia menjelaskan hingga triwulan III komposisi investasi didominasi Penanaman Modal Asing (PMA) dengan nilai Rp1.9 triliun atau 101 persen, sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat sebesar Rp359 miliar atau 18 persen.
Sektor industri barang dari kulit dan alas kaki menjadi penyumbang terbesar untuk realisasi investasi dengan nilai mencapai Rp1,6 triliun atau 86,39 persen, dimana investasi di sektor tersebut sepenuhnya berasal dari PMA.
Dia menilai meningkatnya minta investor untuk menanamkan investasi di Cianjur berkat upaya Pemkab Cianjur melakukan pembenahan pelayanan salah satunya dengan mempermudah perizinan melalui regulasi nasional.
