Cianjur (ANTARA) - Petugas gabungan Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melakukan penanganan sampah di sepanjang Pantai Apra guna menarik minat wisatawan lebih tinggi berkunjung dan menghabiskan hari libur akhir pekan.
Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Apran Kecamatan Sindangbarang, Dodo, dihubungi di Cianjur, Jumat, mengatakan salah satu pantai yang banyak dikunjungi wisatawan saat libur panjang akhir pekan itu sempat dipenuhi sampah yang terbawa banjir, beberapa waktu lalu.
Banjir sungai yang bermuara di Pantai Apra membawa berbagai jenis sampah, termasuk sampah plastik hingga kayu gelondongan, membuat pemandangan pantai menjadi kumuh. Namun, saat libur panjang Hari Raya Kurban angka kunjungan mengalami peningkatan didominasi wisatawan lokal.
“Pantai sempat kumuh meski angka wisatawan yang datang cukup tinggi, sehingga kami bersama petugas gabungan terdiri dari TNI/Polri, aparat desa dan kecamatan, relawan, serta warga sekitar melakukan gotong-royong membersihkan sampah," katanya.
Hal tersebut dilakukan agar angka kunjungan wisatawan tetap tinggi, terutama menjelang libur panjang sekolah yang tinggal beberapa pekan ke depan. Ketika angka kunjungan tinggi diharapkan dapat mendongkrak perekonomian warga sekitar pantai.
Pasalnya, saat libur panjang akhir pekan lalu, banyaknya sampah dikeluhkan pengunjung. Mereka, waktu itu tidak dapat bebas bermain di pinggir pantai. Akan tetapi, pantai setempat saat ini sudah bersih dari sampah.
Pihaknya memastikan dalam beberapa hari ke depan, seluruh pantai di Kecamatan Sindangbarang sudah bersih dari sampah, sehingga pengunjung dapat berlama-lama bermain di pinggir pantai.
Namun, katanya, mereka tetap diimbau tidak mendekati bibir pantai untuk berenang.
"Cuaca ekstrem masih kerap melanda pantai selatan Cianjur, di mana gelombang secara tiba-tiba tinggi sehingga dapat mengancam keselamatan, kami bersama petugas kerap melakukan patroli ketika angka kunjungan meningkat," katanya.
Untuk menarik minat wisatawan datang dan berlama-lama di Pantai Apra, pihaknya menambah sejumlah sarana dan prasarana penunjang, seperti area berkemah di kawasan hutan cemara dan wahana perahu di Muara Cisadea.
"Kami juga menambah papan peringatan bagi pengunjung tidak membuang sampah sembarangan dan tidak berenang guna menghindari hal yang tidak diinginkan ketika cuaca ekstrem," katanya.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.