Cianjur (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia Daop 2 Bandung, mencatat selama libur panjang Hari Raya Idul Adha 1447 H jumlah keberangkatan dan kedatangan penumpang kereta api di Stasiun Cianjur, Jawa Barat, meningkat sebesar 21 persen dibanding hari biasa.
Manager Humas Daop 2 Bandung Kuswardojo saat dihubungi dari Cianjur, Jumat, mengatakan peningkatan jumlah penumpang terjadi sejak 26 Mei hingga 1 Juni 2026, dimana jumlah keberangkatan tertinggi tercatat pada 14 Mei dengan 1.915 penumpang dan jumlah kedatangan tertinggi mencapai 2.164 penumpang.
“Rata-rata keberangkatan dan kedatangan penumpang di Stasiun Cianjur mengalami kenaikan sekitar 21 persen dibandingkan hari biasa, dimana pada tanggal 14 Mei tingkat keberangkatan dan kedatangan cukup tinggi," katanya.
Dia menjelaskan, puncak keberangkatan penumpang selama masa libur Hari Raya Kurban terjadi pada 31 Mei dengan total 1.989 penumpang dan kedatangan penumpang pada hari yang sama sebanyak 2.068 orang.
Sedangkan jumlah keberangkatan terendah selama periode libur tercatat pada 27 Mei sebanyak 677 penumpang dan tingkat kedatangan terendah terjadi pada hari yang sama dengan total 833 penumpang.
Total jumlah keberangkatan selama libur panjang Hari Raya Idul Adha di Stasiun Cianjur sebanyak 9483 orang penumpang dan kedatangan penumpang sebanyak 9953 orang.
"Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, kami melakukan penambahan personel khususnya di sektor pengamanan dan kebersihan guna mendukung kelancaran pelayanan selama masa libur panjang,” katanya.
Pihaknya juga mengoptimalkan fasilitas yang telah tersedia di stasiun guna memberikan kenyamanan bagi para pengguna jasa kereta api, dipastikan seluruh layanan di Stasiun Cianjur berjalan lancar dan tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, serta kenyamanan penumpang.
“Secara umum pelayanan berjalan baik dan seluruh petugas berupaya memberikan pelayanan optimal pada masyarakat yang menggunakan transportasi kereta api,” katanya.
Sementara pada saat akhir pekan sempat terjadi antrean panjang penumpang di area stasiun namun hal tersebut dapat diatasi dengan pengaturan pelayanan yang lebih awal, sehingga calon penumpang tetap terlayani dengan cepat.
“Khusus saat akhir pekan kerap terjadi antrean yang cukup panjang namun kami mengantisipasi dengan membuka proses boarding lebih awal agar tidak terjadi penumpukan penumpang di ruang tunggu,” katanya.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Ricky Prayoga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.