Garut (ANTARA) - Jalur wisata Situ Bagendit di Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali normal usai petugas gabungan mengevakuasi pohon tumbang yang sempat menutup badan jalan di daerah itu, Sabtu dini hari.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Garut Iptu Aang Andi Suhandi membenarkan adanya pohon tumbang yang menutup badan jalan sehingga mengganggu arus lalu lintas di jalur wisata Bagendit.
"Hasil koordinasi dan komunikasi dengan Kapolsek Banyuresmi sudah bersih, kejadian tadi malam sekitar jam 24.00 WIB, selesai jam 2.00 WIB dini hari," katanya.
Ia menuturkan, saat ini sudah memasuki musim hujan sehingga harus menjadi perhatian masyarakat terutama pengendara untuk meningkatkan kewaspadaannya terhadap ancaman bencana, salah satunya pohon tumbang di jalan.
"Tetap waspada, hati-hati di jalan, kurangi kecepatan saat turun hujan, dan tentunya patuhi rambu-rambu," katanya.
Kepala Polsek Banyuresmi AKP Usep Heryaman menambahkan, pohon tumbang terjadi saat turun hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
Pohon berukuran besar itu, kata dia, menutup badan Jalan Hasan Arief tepatnya di depan destinasi wisata Situ Bagendit, Kampung Rancakujang, Desa Cipicung, Kecamatan Banyuresmi, Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 23.00 WIB.
Beruntung kejadian itu, kata dia, tidak menimbulkan korban jiwa, hanya menyebabkan akses jalan terganggu dari kedua arah, yang selanjutnya kepolisian bersama petugas dari instansi lain mengevakuasinya agar jalan kembali normal.
"Upaya yang kami lakukan yaitu melaksanakan evakuasi dengan memotong batang pohon bersama tim BPBD Garut dan warga sekitar," katanya.
Ia menyampaikan sepanjang jalur wisata wilayah Banyuresmi terdapat banyak pohon, sehingga masyarakat harus tetap waspada terhadap ancaman bahaya pohon tumbang saat hujan dan angin kencang.
"Mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang atau bencana lainnya saat cuaca ekstrem," katanya.
