Begitu pula inflasi inti hanya naik 0,2 persen, dibandingkan perkiraan 0,3 persen.
Secara yoy, inflasi turun ke 3 persen dibandingkan perkiraan bertahan di angka 3,1 persen.
Berdasarkan faktor-faktor tersebut, nilai tukar rupiah diperkirakan berkisar Rp16.550-Rp16.650 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Senin di Jakarta melemah sebesar 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.605 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.602 per dolar AS.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rupiah diprediksi menguat jelang pertemuan China-AS
