Bandung (ANTARA) - Kementerian Sosial (Kemensos) mulai menyalurkan bantuan sosial (bansos) tahap keempat tahun 2025 dan membuka akses pengecekan penerima melalui situs serta aplikasi resmi untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Penyaluran bansos triwulan terakhir ini mencakup empat program utama, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), BPNT, Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) atau BLT Kesra, serta Bantuan Pendidikan (PIP/KIP). Tujuannya untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.
Kemensos memastikan proses penyaluran berlangsung transparan dan mudah diakses masyarakat. Warga kini bisa memeriksa status penerimaan bansos secara daring maupun langsung melalui tiga metode berikut.
1. Melalui situs web Kemensos
- Buka laman http//cekbansos.kemensos.go.id 2025 lewat ponsel atau komputer.
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan kelurahan sesuai KTP.
- Ketik nama lengkap sesuai identitas.
- Masukkan kode keamanan (captcha).
- Tekan tombol “Cari Data” untuk melihat hasil.
2. Lewat aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Google Play Store atau App Store.
- Buat akun baru dengan mengisi data NIK, KK, alamat, nomor HP, dan email aktif.
- Unggah foto e-KTP dan swafoto sambil memegang KTP untuk verifikasi.
- Setelah terverifikasi, masuk ke menu “Cek Bansos” dan isi data domisili.
3. Secara offline
- Datangi Dinas Sosial atau kantor kelurahan/desa terdekat.
- Bawa dokumen identitas seperti KTP atau Kartu Keluarga.
- Petugas akan membantu mengecek data penerima berdasarkan sistem DTKS.
- Jika data Anda tercatat sebagai penerima manfaat, petugas akan memberikan informasi terkait jenis bantuan yang diterima, jadwal pencairan, serta lokasi penyaluran yang ditunjuk pemerintah.
Berikut adalah besaran bantuan tahap IV (Oktober–Desember 2025):
1. PKH: Rp750.000 untuk ibu hamil/nifas dan anak usia dini, Rp225.000 untuk SD, Rp375.000 untuk SMP, Rp500.000 untuk SMA, dan Rp600.000 untuk lansia atau disabilitas.
2. BPNT: Rp200.000 per bulan dengan tambahan Rp400.000 yang diberikan dua kali pada November dan Desember (total Rp1 juta per triwulan).
3. BLTS/BLT Kesra: Rp300.000 per bulan disalurkan sekaligus Rp900.000 mulai 20 Oktober 2025 melalui PT Pos Indonesia.
4. Program Indonesia Pintar (PIP) atau Kartu Indonesia Pintar (KIP): Rp450 ribu per tahun untuk siswa SD, Rp750 ribu untuk SMP, dan Rp1 juta bagi pelajar SMA atau sederajat.
Kemensos menegaskan data penerima bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar bantuan tepat sasaran. Pemerintah daerah juga diminta aktif memverifikasi warga penerima manfaat di lapangan.
Dengan tambahan nilai bantuan dan akses pengecekan yang lebih mudah, bansos tahap keempat diharapkan mampu membantu kebutuhan dasar masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi di akhir tahun.
