Kota Bandung (ANTARA) - Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam program pencetakan wirausaha muda berbasis teknologi.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan kolaborasi dengan ITB dipandang strategis karena kampus tersebut memiliki kekuatan dari sisi jaringan, latar belakang teknologi, dan potensi sumber daya manusia.
“Kalau kita optimalkan proses pemberdayaan, pelatihan serta mencari bibit-bibit wirausaha muda ini tentunya sudah memiliki data kekuatan yang sudah dimiliki ITB dari segi jaringan, latar belakang teknologi dan segala macamnya,” kata Maman di Bandung, Rabu.
Program itu akan dilaksanakan secara berkelanjutan melalui tiga tahapan utama, yakni pelatihan, pendampingan, serta perluasan jejaring usaha, katanya, menjelaskan.
“Kami juga membuka jaringan ke akses pembiayaan ke beberapa angle investor, bank-bank terkait business matching. Jadi program ini tidak hanya program satu kali acara tapi ini pendampingan terus secara intensif,” katanya.
Lebih lanjut, Maman mengatakan, berdasarkan hasil kajian, minat anak muda Indonesia untuk berwirausaha cukup tinggi, mencapai 81 persen. Namun, hanya sekitar 8 persen yang benar-benar mampu mewujudkan usahanya.
Oleh karena itu, ia mengatakan berharap mahasiswa maupun alumni ITB dapat mengembangkan ide usaha kreatif dengan basis sains dan inovasi untuk dapat mencetak wirausaha baru.
