Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menghadirkan pameran artefak Nabi Muhammad SAW dan para sahabat selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah di kawasan Pakansari, Cibinong, tepatnya di area Laga Satria yang berada di dekat Masjid Raya Nurul Wathon.
Bupati Bogor Rudy Susmanto saat pembukaan pameran di Cibinong, Jumat, mengatakan pameran ini menjadi momentum religius bagi masyarakat untuk mengenal sejarah Islam sekaligus memperkuat nilai spiritual selama Ramadhan.
Menurut dia, kegiatan tersebut berlangsung selama satu bulan penuh hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri dan terbuka bagi warga dari dalam maupun luar Kabupaten Bogor. Pameran dibuka untuk umum setiap hari mulai pukul 09.00 WIB hingga 21.00 WIB secara gratis.
“Di momentum bulan suci Ramadhan ini menjadi sebuah momentum yang sangat berharga dan berarti bagi umat Muslim. Kami persilakan masyarakat hadir untuk melihat, mengenal budaya dan sejarah, serta berdoa,” kata Rudy.
Ia menyebutkan, pameran menghadirkan total sekitar 75 artefak yang diklaim sebagai peninggalan Rasulullah SAW dan para kerabatnya, mulai dari surban, rambut, janggut, sandal, tongkat, hingga wadah minum Rasulullah SAW.
Selain itu, juga dipamerkan sejumlah benda bersejarah lain seperti kiswah Ka’bah, batu pondasi Ka’bah, pedang tokoh-tokoh Islam, hingga replika perlengkapan perang.
Beberapa artefak yang menjadi perhatian pengunjung antara lain rambut Rasulullah SAW, janggut Rasulullah SAW, darah bekam, cap surat, tapak kaki, siwak, jubah, serta kiswah makam Rasulullah SAW.
Panitia juga menampilkan koleksi lain, seperti pedang Sayyidina Husain, pedang Khalid bin Walid, hingga pedang Muhammad Al Fatih beserta replika perlengkapan perang.
Rudy menyampaikan, kehadiran pameran tersebut merupakan bentuk keberkahan bagi Kabupaten Bogor, setelah pada tahun sebelumnya daerah ini juga mendapat perhatian melalui sejumlah kegiatan bernuansa sejarah dan budaya. Ia menilai, hadirnya artefak di Pakansari menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk lebih dekat dengan aktivitas religius.
Menurut dia, pemerintah daerah bersama panitia telah menyiapkan fasilitas bagi pengunjung, termasuk area tempat duduk di Laga Satria bagi masyarakat yang ingin berdoa dan bermunajat. Seluruh kegiatan dipastikan berlangsung tanpa pungutan biaya agar dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Pada saat barang-barang peninggalan ini ada di Kabupaten Bogor, momentum kita untuk membangkitkan semangat batin di bulan suci Ramadhan dan bersama-sama mencari ridha Allah SWT,” ujarnya.
Untuk aspek keamanan, Rudy memastikan pengamanan telah disiapkan sejak awal bersama panitia dan aparat terkait guna menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Dengan jam operasional yang panjang setiap hari, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum tersebut sebagai sarana edukasi sejarah Islam sekaligus meningkatkan keimanan selama Ramadhan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rambut hingga sandal Rasulullah dipamerkan di Pakansari Cibinong
