Bandung (ANTARA) - Dilansir dari halodoc, tekanan darah tinggi atau hipertensi terjadi Ketika tekanan darah berada pada 130/80 mmHg atau lebih.
Kondisi ini sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh, pada awal konidsi ini terjadi biasanya pengidap hipertensi tidak akan merasakan gejala apapun.
Gejala muncul setelah tekanan darah tinggi sudah cukup parah. Padahal, hipertensi yang tidak segera diatasi dapat memicu berbagai gangguan kesehatan yang lebih buruk, bahkan kematian.
Ada berbagai faktor risiko seseorang mengalami kondisi ini. Nah, jika kamu memiliki riwayat keluarga dengan hipertensi.
Pilihlah cara menurunkan darah tinggi yang tepat. Membatasi asupan garam dan rutin olahraga menjadi cara tepat untuk menurunkan darah tinggi.
Kenali juga beberapa jenis makanan penurun hipertensi yang mudah kamu dapatkan nah, berikut beberapa jenis makanan yang bisa kamu konsumsi untuk menurunkan hipertensi atau darah tinggi :
1. Mentimun
Di dalam mentimun banyak terkandung kalium. Kalium ini merupakan elektrolit yang membantu mengatur jumlah natrium (kandungan dalam garam) yang ditahan oleh ginjal. Dengan kata lain, kalium bertanggung jawab atas terkontrolnya tekanan darah seseorang.
2. Sayuran hijau
Lalu, sayuran hijau apa yang banyak mengandung kalium? Mulai dari bayam, lobak hijau, kubis, selada romaine, hingga bit hijau merupakan sayuran hijau yang tepat untuk pengidap tekanan darah tinggi. Namun, sebaiknya hindari sayuran kemasan karena rentan ditambahkan natrium dalam kemasan.
3. Buah Beri
Buah beri, terutama blueberry kaya akan senyawa alami yang disebut flavonoid yang dapat membantu untuk mencegah hipertensi dan menurunkan tekanan darah. Blueberry, raspberry, dan stroberi mudah ditambahkan ke dalam menu harian atau diet.
4. Buah Bit
Selain tiga makanan di atas, buah bit merupakan makanan yang juga bisa menurunkan tekanan darah. Buah ini mengandung nitric oxide, yang dapat membantu membuka pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah.
5. Susu Skim dan Yoghurt
Susu skim merupakan sumber kalsium yang sangat baik dan rendah lemak. Keduanya merupakan elemen penting dari diet untuk menurunkan tekanan darah. Andaikan tak menyukai susu, kamu bisa kok menggantinya dengan yoghurt. Menurut American Heart Association, wanita yang mengonsumsi lima porsi atau lebih yoghurt dalam seminggu, mengalami pengurangan 20 persen risiko terkena tekanan darah tinggi.
6. Wortel
Wortel bukan hanya enak dan renyah, tapi juga kaya senyawa fenolik seperti klorogenik dan asam caffeic yang dapat membantu mengendurkan pembuluh darah serta mengurangi peradangan. Kandungan ini bermanfaat untuk mencegah dan mengatasi tekanan darah tinggi.
Menurut Journal of Human Hypertension, mengonsumsi wortel mentah, bersih, dan segar terbukti lebih efektif menurunkan tekanan darah, seperti dibuktikan pada studi terhadap 2.195 orang usia 40–59 tahun.
Itulah beberapa jenis makanan yang baik untuk dikonsumsi pengidap tekanan darah tinggi. Dengan kata lain, mengonsumsi makanan tersebut merupakan cara lain untuk menurunkan darah tinggi.
Meskipun gejalanya terkadang tidak muncul diawal, tetapi ada beberapa gejala yang berkaitan langsung dengan darah tinggi.
Seperti, sakit kepala, nyeri dada, gangguan penglihatan, kesulitan bernapas, perubahan detak jantung, serta kelelahan terus menerus.
