Cianjur (ANTARA) - Bupati Kabupaten Cianjur, Jawa Barat Mohammad Wahyu Ferdian, menargetkan keberadaan Koperasi Desa Merah Putih di 360 desa dan kelurahan di Cianjur, dapat meningkatkan perekonomian dan pelayanan terhadap masyarakat melalui program yang dimiliki termasuk layanan kesehatan.
"Target utamanya adalah meningkatkan perekonomian serta memberikan berbagai pelayanan serta kemudahan bagi masyarakat desa dan kelurahan," katanya peluncuran Kelembagaan KDMP di Desa Mekarwangi, Kecamatan Haurwangi, Senin.
Dia menjelaskan berbagai pelayanan dan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dan obat murah, sembako murah, hingga penjualan pupuk bagi petani cukup datang ke KDMP yang ada di desa tempat tinggal-nya masing-masing.
Sehingga program yang digagas pemerintah pusat dapat lebih mensejahterakan masyarakat desa dan kelurahan terutama di Kabupaten Cianjur, dimana sudah terbentuk KDMP di 360 desa yang tersebar di 32 kecamatan mulai dari utara hingga selatan.
Kehadiran KDMP di setiap desa, tutur dia, mempermudah masyarakat dalam mendapatkan kebutuhan pangan, pupuk dan layanan kesehatan dimana setiap koperasi memiliki klinik dan apotek, sehingga dapat menunjang peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Cianjur.
"Seiring diresmikan-nya KDMP di seluruh Indonesia termasuk di Cianjur, diharapkan juga dapat memberantas koperasi berkedok seperti bank emok dan bank keliling serta pinjaman online yang selama ini memberatkan masyarakat," katanya.
Dia mengimbau agar berbagai lapisan masyarakat dapat menjadi anggota koperasi karena berbagai kemudahan akan didapatkan termasuk simpan pinjam yang menjadi salah satu pelayanan yang diberikan untuk masyarakat dengan berbagai persyaratan yang mudah.
"Harapan kami seluruh lapisan masyarakat dapat menjadi anggota koperasi, karena manfaatnya banyak selain dapat membeli sembako, gas sampai pupuk dengan harga murah, dapat pelayanan kesehatan dan obat murah," katanya.
Dia menyebutkan sesuai dengan sambutan Presiden Prabowo yang menegaskan koperasi adalah alat perjuangan rakyat kecil untuk menjadi kuat secara ekonomi, dan merupakan gerakan nasional strategis untuk memotong dominasi ekonomi pihak besar yang selama ini menghambat kemajuan rakyat.
