Dari data ekonomi, AS akan merilis data inflasi indeks harga konsumen (IHK) periode Juni 2025 pada Rabu (16/7/2025). Setelah berbulan-bulan mengalami inflasi yang sangat rendah, AS kemungkinan mengalami pertumbuhan harga yang sedikit lebih cepat pada Juni 2025 seiring perusahaan mulai meneruskan biaya barang impor yang lebih tinggi terkait tarif.
Pada perdagangan Jumat (11/7/2025) akhir pekan kemarin, bursa saham Eropa mayoritas ditutup melemah, diantaranya Euro Stoxx 50 melemah 1,01 persen, indeks FTSE 100 Inggris turun 0,38 persen, indeks DAX Jerman turun 0,82 persen, serta indeks CAC Prancis melemah 0,92 persen.
Seiring dengan itu, bursa saham AS di Wall Street juga ditutup mayoritas melemah pada perdagangan Jumat (11/7/2025), di antaranya indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,63 persen, indeks S&P 500 turun 0,33 persen, indeks Nasdaq turun 0,22 persen.
Bursa saham regional Asia pagi ini, antara lain indeks Nikkei melemah 140,18 poin atau 0,37 persen ke 39.427,50, indeks Shanghai menguat 16,70 poin atau 0,48 persen ke 3.526,76, indeks Hang Seng naik 137,06 poin atau 0,59 persen ke 24.167,00, indeks Straits Times naik 16,11 poin atau 0,39 persen ke 4.130,00.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG menguat seiring pasar respon positif sentimen domestik
