Dia menambahkan, terdapat juga kesempatan untuk mengembangkan karir, misalnya dengan menjadi perawat spesialis.
"Sebagai bentuk konkret dukungan, Kementerian Kesehatan dan pemerintah Prefektur Mie telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) pada tanggal 30 Juli 2024, di mana bertujuan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan Indonesia, agar dapat menjadi perawat dan caregiver bersertifikat yang memenuhi standar Jepang," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Prefektur Mie Ichimi Katsuyuki menjelaskan bahwa sekitar 3-4 tahun lalu, perempuan penduduk Mie memiliki usia harapan hidup yang paling panjang. Menurutnya, sejumlah faktornya antara lain hidup yang bebas stres di Mie.
Karena itu, kata Ichimi, profesi perawat sangat didukung oleh pemerintah dan dihormati warga Jepang, sehingga gaji yang dibayarkan juga sesuai.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenkes targetkan kirim 300 perawat ke Jepang pada 2025
