“Nanti mereka matrikulasi di IPB dua bulan, kemudian mereka nanti akan belajar pendidikan dengan metode hybrid di Natuna, di kawasan transmigrasi, selama masa pendidikannya,” ucapnya.
Ia menyatakan bahwa setelah lulus, para peserta program akan mendapatkan ikatan dinas yang lama periodenya dan kini masih dalam proses pembahasan, antara satu kali masa studi (1N), satu kali masa studi ditambah satu tahun (1N+1), atau dua kali masa studi (2N).
Pihaknya berupaya untuk memastikan agar terdapat off-taker, sehingga setelah lulus dari studi masing-masing para peserta program dapat terserap sebagai angkatan kerja.
Selain beasiswa, Kementrans juga berencana untuk membentuk Tim Ekspedisi Patriot yang terdiri dari para akademisi lulusan sarjana yang berfokus untuk meneliti potensi yang dapat dikembangkan di masing-masing kawasan transmigrasi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kementrans berencana buka pendaftaran Transmigrasi Patriot akhir Mei
Pewarta: Uyu Septiyati LimanEditor : Zaenal Abidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026