Padang (ANTARA) - Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi melaporkan erupsi Gunung Marapi pada Senin sore pukul 15.47 WIB mengarah ke sisi tenggara dengan tinggi kolom abu sekitar 500 meter di atas puncak gunung.
"Telah terjadi erupsi Gunung Marapi yang berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 500 meter," kata petugas PGA Gunung Marapi, Teguh, di Padang, Senin.
Laporan PGA menyebutkan letusan tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 milimeter dan berdurasi sekitar 33 detik. Saat ini gunung api setinggi 2.891 meter di atas permukaan laut (MDPL) tersebut berstatus Level II atau Waspada.
Selain itu, kata Teguh, letusan tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 30 milimeter serta berdurasi sekitar 33 detik.
Dengan kondisi itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi di antaranya melarang masyarakat, wisatawan, atau pengunjung berkegiatan di dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek).
PVMBG juga mengingatkan ancaman potensi lahar dingin terutama bagi masyarakat yang bermukim di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak gunung api.
Kondisi tersebut terutama saat terjadi hujan atau musim hujan. Kemudian, apabila terjadi hujan abu masyarakat diimbau menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Abu erupsi Gunung Marapi pada Senin sore mengarah ke tenggara
