Bandung (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung mengungkapkan, volume kendaraan di jalur Nagreg yang menghubungkan Bandung dengan Garut dan Tasikmalaya untuk kemudian ke wilayah Jawa Tengah, naik 100 persen pada periode mudik Lebaran 2025 ini.
"Bisa kami laporkan mulai H-7 kemarin setidaknya sampai H-4 itu ada peningkatan dari biasanya 35.000 sampai 38.000, pada H-4 sudah sekitar 75.000 kendaraan yang melintas ke arah Garut dan Tasik," kata Koordinator Humas Dishub Kabupaten Bandung Ruddy Heryadi di Nagreg, Jumat.
Kesimpulannya, menurut Ruddy, arus mudik telah terasa sejak H-7 atau H-6, namun jika dibandingkan arus mudik ke arah Timur baik Garut dan Tasikmalaya pada tahun sebelumnya, volume lalu lintas kali ini mengalami penurunan.
"Prosentasinya setiap harinya bisa mencapai 15 sampai 20 persen penurunannya. Jadi belum ada peningkatan signifikan dibandingkan dengan 2024. Mungkin kita belum bisa memastikan penurunan itu seperti apa karena masih berlangsung," ujarnya.
Selain itu, menurut Ruddy, libur juga baru diberlakukan efektif pada Jumat ini sebagai cuti bersama Hari Raya Nyepi yang akan disusul oleh Idul Fitri 1446 Hijriah pada Senin (31/3).
"Tapi memang peningkatan mulai terasa pada sore sampai malam kemarin, terbukti bahwa hari Kamis (27/3) menjadi volume terbesar sementara ini, dan kami predisikan juga di hari Jumat, Sabtu bahkan nanti kami predisikan juga bahwa puncak arus mudik mulai di hari Minggu ataupun H-1 Lebaran," tuturnya.
Berdasarkan data yang diberikan Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, sampai dengan pukul 12.00 WIB hari Jumat ini, kendaraan ke arah Garut/Tasik adalah sebanyak 67.916 unit.
Jumlah kendaraan yang melewati jalur Nagreg hari Jumat ini, diprediksi melebihi hari sebelumnya, di mana tanggal 27 Maret 2025 pukul 24.00 WIB, kendaraan yang melintas Nagreg dengan arah Garut/Tasik sebanyak 74.799 unit.
Jalur Selatan melalui Nagreg yang menghubungkan Bandung menuju ke Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran, hingga terus ke Jawa Tengah mulai dipadati pemudik pada H-3 Lebaran 2025, dari selepas sahur pukul 04.30 WIB.
Di lokasi, ANTARA mencatat mulai sejak simpang empat gerbang tol Cileunyi sudah mulai terlihat banyak kendaraan pribadi pemudik dengan barang-barang bawaannya yang melintas jalur tersebut baik roda empat atau roda dua dengan plat nomor D, Z, F dan B.
Terlihat juga mobil truk serta angkutan penumpang antar kota elf dan bus yang sarat penumpang, dengan barang bawaannya, melintas jalur tersebut menuju berbagai destinasi pulang kampung dari warga.
Arus kendaraan juga sempat tersendat di pertigaan Jalan Raya Nagreg dan jalan keluar Lingkar Nagreg sekitar pukul 05.00 WIB karena selain banyaknya pemudik, juga karena adanya perlintasan sebidang kereta api.