Bupati Cianjur, Herman Suherman di Cianjur, Rabu, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mendapat laporan terkait isi tabung gas 3 kilogram bersubsidi yang dinilai kurang saat sampai ke tangan masyarakat, namun tidak menutup kemungkinan hal tersebut terjadi.
Baca juga: Bantuan stimulan gempa tahap IV Cianjur cair Kamis
"Kami tengah berkoordinasi dengan kepolisian, guna memastikan tidak ada proses kecurangan dalam volume gas elpiji 3 kilogram, selama ini dinas terkait rutin melakukan pengawasan ke sejumlah SPBE di Cianjur," katanya.
Selama ini, ungkap dia, secara rutin Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian (Diskoperdagin) Cianjur, melakukan pengawasan dan pengontrolan langsung ke SPBE yang terdata di setiap kecamatan mulai dari utara hingga wilayah kota.
Petugas meminta pengusaha untuk tidak menyalahgunakan ketentuan pengisian gas elpiji bersubsidi karena setiap penggunaan sumber daya alam berada di bawah pengawasan negara sehingga pelaku usaha dalam melakukan usaha harus sesuai dengan aturan dan tidak berbuat curang.
"Saya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkpimda) Cianjur, akan melakukan sidak ke sejumlah SPBE dalam waktu dekat untuk memastikan tidak ada pengurangan volume yang dilakukan pengusaha yang dapat merugikan masyarakat sebagai konsumen," katanya.
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.