ANTARAJAWABARAT.com, 6/1 - Kegagalan meraih kemenangan atas PSAP Sigli dipastikan mempengaruhi psikologis tim "Maung Bandung" Persib menghadapi laga berikutnya melawan PSMS Medan di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Senin (9/1).
"Secara umum skema permainan Persib cukup bagus, diharapkan bisa dipertahankan. Pengaruhnya memang ada namun kami harus konsentrasi pada pertandingan berikutnya," kata Pelatih Persib Bandung Drago Mamic di Bandung, Jumat.
Secara psikologis Persib yang bertabur pemain nasional dan pemain asing dengan banderol tinggi terpengaruhi dengan hasil imbang itu karena justru poin pertama PSAP diraih di Bandung setelah gagal pada dua laga kandangnya.
Kubu Persib Bandung pantas kecewa dengan hasil 1-1 melawan tim yang di atas kertas bisa diatasi Maung Bandung yang bertabur bintang. Kenyataan di lapangan tim Bandung itu tumpul dalam penyelesaian akhir.
Kegagalan Persib meraih angka penuh, membuat perhatian tertuju kepada striker anyar Moses Sakyi yang turun tanpa memberi warna bagi permainan Persib serta kepada Drago Mamic yang dianggap lambat menarik keluar Moses dalam pergantian pemain pada babak kedua.
Bahkan Manajer Persib Bandung, Umuh Muhtar meminta langsung Moses Sakyi untuk meningkatkan permainannya. Manajer Persib itu menyatakan permainan Moses lawan PSAP tidak seperti yang dibayangkannya selama ini.
Pertandingan melawan PSMS Medan akan menjadi pertaruhan bagi Mamic dan Moses, dan tentunya para pemain bintang di kubu Maung Bandung untuk tampil lebih greget untuk mencetak gol.
Satu-satunya gol Persib ke gawang PSAP pada pertandingan semalam justru diselesaikan oleh kapten tim Maman Abdurahman yang berposisi sebagai bek.
"Pertandingan tadi akan dievaluasi untuk pertandingan mendatang. Kondisi Moses memang belum siap dan perlu adaptasi lagi," kata Drago Mamic.
Terlepas dari kegagalan meraih kemenangan, Persib masih beruntung bisa mempertahankan rekor tak terkalahkan di Bandung, meski ambisinya untuk bisa menembus dua besar klasemen sementara LSI terpaksa harus ditunda.
Selain itu, profesionalisme dan kemapanan Persib diuji pascahasil imbang melawan PSAP untuk tidak saling melempar tanggung jawab dan kesalahan dari pertandingan semalam. Pasalnya pertandingan Maung Bandung masih cukup panjang.
Di lain pihak, keputusan menurunkan Moses Sakyi yang baru seminggu bergabung dengan Persib sejak menit awal pertandingan juga menjadi sorotan, pasalnya Drago Mamic sebelumnya sempat menyebutkan Moses baru siap diturunkan pascapertandingan lawan PSMS Medan (9/1) mendatang.
Spekulasi Mamic memasang Moses sejak menit awal dan mempertahankannya hingga pertengahan babak kedua tampaknya menjadi salah satu bahan evaluasi bagi tim Maung Bandung.
"Kita banyak memperoleh peluang, skema permainan sebenarnya sesuai dengan strategi yang kami inginkan. Sayangnya masih belum bisa membuahkan gol untuk memenangkan tim," kata Pelatih Maung Bandung Persib itu menambahkan.
